Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

─Macam Macam Sakelar

Sakelar termasuk bahan jadi yang merupakan alat yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari sumber tegangan menuju beban. Saklar sangat banyak macam dan jenisnya misalnya: untuk keperluan instalasi penerangan, untuk tegangan tinggi, instalasi tenaga dan banyak lagi jenisnya. Sebagai pengetahuan dasar cukup mengenai beberapa macam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari : di rumah, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya. Saklar ada yang dipasang di luar tembok dan ada pula yang dipasang did alam.  Saklar yang dipasang di dalam tembok harganya lebih mahal, tetapi lebih banyak yang menyukai sebab tampak lebih bersih dindingnya karena pipanya tidak tampak, sehingga tidak mengganggu pemandangan. Jenis-jenis saklar  pada dasarnya dibedakan menjadi: 1. Saklar manual 2. Saklar magnetik (MC) 3. Saklar otomatis Saklar magnetik dan saklar otomatis akan dibahas pada semester berikutnya. Sedangkan  saklar manual  menurut penggunaannya untuk: 1. Instalasi peneran

─Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara

Gambar
Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara  adalah salah satu jenis instalasi pembangkit tenaga listrik di mana tenaga listrik didapat dari mesin  turbin  yang diputar oleh uap yang dihasilkan melalui pembakaran  batubara . Siklus di PLTU dapat dibedakan menjadi Siklus Udara, sebagai campuran bahan bakar Siklus Air, sebagai media untuk menghasilkan uap air (steam) Siklus Batubara, sebagai bahan bakar sumber :  https://id.wikipedia.org/wiki/PLTU_Batubara

─Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Gambar
Tenaga angin merupakan  pengumpulan energi yang berguna dari  angin . Pada 2005, kapasitas generator tenaga-angin adalah 58.982 MW, hasil tersebut kurang dari 1% penggunaan listrik dunia. Meskipun masih berupa sumber energi listrik minor di kebanyakan negara, penghasilan tenaga angin lebih dari empat kali lipat antara 1999 dan 2005. Kebanyakan tenaga angin modern dihasilkan dalam bentuk listrik dengan mengubah rotasi dari pisau  turbin  menjadi arus listrik dengan menggunakan  generator listrik . Pada  kincir angin  energi angin digunakan untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik, seperti menggiling "grain" atau memompa air. Tenaga angin digunakan dalam  ladang angin  skala besar untuk penghasilan listrik nasional dan juga dalam turbin individu kecil untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir. Tenaga angin banyak jumlahnya, tidak terbatas, tersebar luas, bersih, dan mengurangi  efek rumah kaca . Di Indonesia, pembangkit listrik yang memanfaa

─PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

Gambar
Pembangkit listrik tenaga surya  adalah pembangkit listrik yang mengubah  energi   surya  menjadi  energi listrik . Pembangkitan listrik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung menggunakan  fotovoltaik  dan secara tidak langsung dengan  pemusatan energi surya . Fotovoltaik mengubah secara langsung energi cahaya menjadi listrik menggunakan  efek fotoelektrik .  Pemusatan energi surya menggunakan sistem lensa atau cermin dikombinasikan dengan sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari ke satu titik untuk menggerakan  mesin kalor . Sistem pemusatan energi surya ( concentrated solar power , CSP) menggunakan lensa atau cermin dan sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari dari luasan area tertentu ke satu titik. Panas yang terkonsentrasikan lalu digunakan sebagai sumber panas untuk pembangkitan listrik biasa yang memanfaatkan panas untuk menggerakkan generator. Sistem cermin parabola, lensa reflektor  Fresnel , dan menara surya adalah teknologi yang paling bany

─PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)

Gambar
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir  ( PLTN ) adalah stasiun  pembangkit listrik   termal  tempat panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih  reaktor nuklir  pembangkit listrik. PLTN termasuk dalam  pembangkit daya  ( EN :  base load ), yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarannya konstan (meskipun  reaktor air didih  ( EN :  boiling water reactor ) dapat turun hingga setengah dayanya ketika malam hari). Daya yang dibangkitkan per unit pembangkit berkisar dari 40  MWe  hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun pada tahun  2005  mempunyai daya 600-1200 MWe. Hingga saat ini, terdapat 442 PLTN berlisensi di dunia dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut menyuplai 17%  daya listrik  dunia. sumber :  https://id.wikipedia.org/wiki/Pembangkit_listrik_tenaga_nuklir

─PLTU (Pembangkit Listrik tenaga Uap)

Gambar
Pembangkit Listrik Tenaga Uap  ( PLTU ) adalah pembangkit yang mengandalkan energi kinetik dari uap untuk menghasilkan energi listrik. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah Generator yang seporos dengan turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari uap panas/kering. Pembangkit listrik tenaga uap menggunakan berbagai macam bahan bakar terutama batu bara dan minyak bakar serta MFO untuk start up awal. Salah satu PLTU terbesar adalah PLTU Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Proses konversi energi pada PLTU berlangsung melalui 3 tahapan, yaitu: Pertama, energi kimia dalam bahan bakar diubah menjadi energi panas dalam bentuk uap bertekanan dan temperatur tinggi. Kedua, energi panas (uap) diubah menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran. Ketiga, energi mekanik diubah menjadi energi listrik. PLTU menggunakan fluida kerja air uap yang bersirkulasi secara tertutup. Siklus tertutup artinya menggunakan fluida yang sama secara berulang-ulang. Urutan sirkulasinya secara

─PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

Gambar
Pembangkit listrik tenaga air  (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan  energi potensial  dan  kinetik  dari  air  untuk menghasilkan  energi listrik . Pada tahun 2015 tenaga air menghasilkan 16.6% total listrik dunia dan 70% dari seluruh  energi terbarukan , dan diperkirakan akan naik 3.1% per tahun sampai 25 tahun ke depan. Tenaga air dihasilkan di 150 negara, dan kawasan  Asia-Pasifik  menghasilkan 33% tenaga air global tahun 2013.  China  adalah produsen tenaga air terbesar (920 TWh tahun 2013) menyumbang 16,9% kebutuhan listrik domestik. Ongkos listrik tenaga air relatif rendah, menjadikannya sumber yang kompetitif untuk energi terbarukan. Pembangkitnya tidak menghabiskan air, tidak seperti pembangkit batu bara atau gas. Ongkos listrik rata-rata untuk pembangkit berukuran lebih dari 10  megawatt  adalah 3 - 5 sen dolar AS per  kilowatt-jam . Dengan bendungan dan reservoir juga membuatnya sumber listrik yang fleksibel karena listrik yang dihasilkan dapat dinaikkan atau ditu

─Mari Mengenal Jenis Pembangkit Tenaga Listrik

PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) PLTA adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Pada PLTU, uap ditampung dan disalurkan untuk memutarkan turbin uap. Energi mekanis dari putaran turbin diubah menjadi energi listrik oleh generator. PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) Pembangkit listrik ini menggunakan energi uap yang dihasilkan oleh reaktor nuklir untuk memutarkan turbin uap. PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Batubara) Pembangkit listrik ini menggunakan bahan bakar fosil berupa batubara yang dibakar untuk mendidihkan air agar menghasilkan uap. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) Pembangkit listrik ini menggunakan cahaya matahari sebagai energi utama. Energi dari cahaya matahari dapat langsung diubah menjadi energi listrik. PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Angi